Category: Uncategorized


7 KEUNGGULAN OBAT HERBAL

Obat Herbal – Saat ini di seluruh dunia manusia semakin sadar akan pentingnya kembali ke alam untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Alam dari dulu sebenarnya telah menyediakan berbagai macam obat yang selama ribuan tahun dimanfaatkan manusia secara turun-temurun. Manusia modern-lah yang kemudian cenderung mengabaikan anugerah alam tersebut.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran tersebut, riset-riset ilmiah pun kini semakin banyak diarahkan pada bahan-bahan alami. Obat-obatan herbal atau jamu yang diproses secara modern dan didukung hasil riset pun semakin banyak tersedia. Beberapa puluh tahun lalu, Anda tidak dapat membayangkan sedemikian banyaknya pilihan obat herbal modern yang kini ada di pasaran.

Apa saja keunggulan menggunakan obat herbal dibandingkan obat farmasi?

1. Tidak ada efek samping

Obat herbal adalah produk alami yang ditemukan di alam dan benar-benar bebas dari semua jenis efek samping. Orang Indonesia telah berabad-abad meminum berbagai macam jamu tradisional dan belum pernah tercatat ada kasus efek samping yang mematikan. Namun Anda tetap perlu berhati-hati karena beberapa jenis jamu tradisional diproduksi tidak secara higienis dan bahkan dicampur zat-zat kimia sehingga berbahaya bagi tubuh. Dalam hal ini yang berbahaya bukan jamunya, namun kontaminasi jamur dan zat tambahannya.

2. Bebas toksin

Obat farmasi adalah racun. Anda tidak boleh mengkonsumsinya sembarangan.  Obat herbal bebas racun sehingga aman dikonsumsi siapa pun, bahkan seringkali memberikan efek meluruhkan racun dalam tubuh (detoksifikasi).

3. Mudah diproduksi

Obat herbal adalah hasil pengolahan yang sederhana atas akar, umbi, buah, bunga, kulit kayu dan bagian tanaman lainnya. Kesederhanaan prosesnya membuat pengolahan obat herbal tidak memerlukan teknologi canggih dan modal riset yang besar. Banyak obat herbal yang diproduksi oleh usaha rumah tangga yang dipasarkan dari pintu ke pintu. Berkat internet, kini distribusi obat herbal semakin mudah dan mendunia.

4. Menghilangkan akar penyebab penyakit

Obat herbal tidak hanya berkhasiat menyembuhkan gejala penyakit, tetapi juga menghilangkannya hingga ke akar penyebabnya. Hal ini karena efek obat herbal bersifat holistik (menyeluruh) sehingga tidak hanya berfokus pada penghilangan penyakit tapi juga pada peningkatan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

5. Bisa dibeli siapa saja dan di mana saja

Siapa pun boleh membeli obat herbal di mana pun. Anda tidak perlu resep dokter atau pergi ke apotik untuk membelinya. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter bila mengkonsumsi obat herbal bersamaan dengan obat farmasi karena dikhawatirkan terjadi interaksi obat.

6. Murah

Dibandingkan dengan obat-obatan farmasi, obat herbal relatif lebih murah. Hal ini karena obat herbal tidak perlu membayar biaya paten atau dana riset yang besar. Di masa mendatang, harga obat-obatan herbal bahkan dapat jauh lebih murah bila skala produksinya lebih efisien.

7. Multi-khasiat

Obat herbal dapat digunakan untuk pengobatan lebih dari satu penyakit. Habbatussauda (jintan hitam) bisa membantu menghilangkan asam urat, diabetes, migren, kanker sampai hepatitis. Bawang putih tidak hanya bersifat antivirus namun juga menurunkan kadar kolesterol dan menguatkan jantung. Banyak sekali bahan alami lainnya yang multi-khasiat seperti itu.

sumber: majalahkesehatan.com

Iklan

KEAJAIBAN HABBATUSSAUDA

 

 

 

Habbatussauda merupakan tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat. Di negeri kita ia biasa disebut dengan istilah jinten hitam. Meski bukan tanaman asli Indonesia, keberadaan Habbatussauda kini semakin diterima sebagai salah satu herbal yang memiliki khasiat mujarab.

Kehebatan Habbatussauda ini telah dinyatakan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salam, yang memberitakan bahwa di dalam Habbatussauda terkandung obat bagi segala penyakit kecuali kematian.

Disebutkan oleh Imam Al-Bukhari (hadits no. 5687), beliau meriwayatkan hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha  bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, artinya:

“Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terkandung obat untuk segala penyakit, kecuali as-sam.” Aku bertanya, “Apakah as-sam itu?” Beliau menjawab, “Maut.”

Di dalam riwayat Muslim (no. 2215) disebutkan:

“Tidak ada satupun penyakit melainkan di dalam Habbatussauda terdapat kesembuhan baginya, kecuali kematian.”

Habbatussauda termasuk tanaman bunga Fennel dari keluarga Buttercup (Ranunculaceae). Menurut sejarah tanaman herbal ini berasal dari perbatasan laut Mediterania dan anak benua India, yang awalnya ditemukan di pemakaman Tuthankhamen, Mesir. Kini Habbatussauda telah tersebar ke banyak wilayah dunia seperti jazirah Arab (Yaman, Saudi Arabia), Siria, Irak, sebagian Asia Tengah (India, Pakistan), negara-negara Laut Tengah (Yunani, Siprus) dan Amerika.

Biji yang Diberkahi

Biji Habbatussauda berbentuk kecil dan berserabut, panjangnya antara 1-2 mm, berwarna hitam, berbentuk trigonal dan tampak seperti bola api bila dilihat dengan mikroskop. Ia memiliki rasa yang kuat dan pedas.

Karena memiliki khasiat yang luar biasa, beberapa negara menyebut Habbatussauda sebagai Habbatul Barokah (blessed seed / biji yang diberkahi). Ia dianggap sebagai salah satu jenis obat terbaik sepanjang zaman untuk mengatasi berbagai masalah yang berhubungan dengan kesehatan, diantaranya sakit pernafasan, penyakit kulit, sakit perut dan usus, ginjal dan fungsi hati, peredaran darah dan kekebalan tubuh, menghasilkan kulit wajah yang cerah, mengobati batuk dan asma, kencing manis, rambut rontok, tekanan darah tinggi, susah tidur, sakit otot dan sendi, rasa mual dan muntah, menurunkan kolesterol, pengobatan diabetes militus, merawat batu ginjal serta untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan secara umum.

Komposisi zat-zat kimia alami (natural biochemical substaances) yang terkandung dalam biji habbatussauda secara umum terdiri dari 40 % minyak konstan (fatty oil contents), 1,5 % minyak ensensial (esential oil contents), 15 asam amino (alanine, arginine, isoleucine, lysine, tryptophane, thyrosine, threonine, asparagine, cystine, glycine, glutamic acid, metionine, dan proline), ion kalsium (Ca2+), zat besi (Fe2+), ion sodium (Na+), dan potasium (K+). Sedangkan kandungan utama pada biji Habbatussauda adalah Thymoquinone (TQ), Dithymoquinone (DTQ), dan Thymol (THY).

Habbatussauda juga memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi, seperti protein, lemak, karbohidrat, thiamin, riboflavine, pyridoxine, niacine, folacine,  kalsium, zat besi, seng, dan fosfor.

Biji Habbatussauda secara tradisional dimanfaatkan dalam bentuk serbuk dengan cara ditumbuk atau digiling. Namun seiring perkembangan zaman, kini telah tersedia Habbatussauda dalam bentuk minyak yang merupakan ekstraksi dari biji Habbatussauda.

Habbatussauda sangat baik untuk membantu memperkuat metabolisme, pencernaan dan menurunkan tingkat kadar gula dalam darah. Dalam masalah pencernaan, Habbatussauda membantu merangsang cairan empedu dan mendorong sirkulasi darah, melawan cacing dan parasit pada saluran usus. Menurut Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah, Habbatussauda bisa untuk mengobati 50 jenis penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

Dalam buku Habbatussauda Thibbun Nabawy untuk Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit, dr. Hendrik M. Kes menyebutkan, dari berbagai penelitian yang dilakukan terhadap Habbatussauda dapat diketahui bahwa ekstrak minyak Habbatussauda memiliki banyak sekali khasiat, diantaranya untuk mencegah turunnya Haemoglobine (Hb) dan jumlah Lekosit,  mencegah kerusakan pada hati, darah, dan ginjal akibat pemberian obat-obatan kanker, sebagai antioksidan, untuk mengobati sirosis hepatitis, dan sebagai anti hepertensi (sebanding dengan diuretik dan ca-blocker). Juga berkhasiat sebagai anti diabetes mellitus, sebagai anti kolesterol, anti kanker payudara, kanker usus besar, paru-paru, hati, dan prostate. Sebagai anti tumor, anti kanker darah (leukimia),  untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai anti histamin, anti inflamasi (peradangan), sebagai anti biotik (baik untuk bakteri gram positif maupun negatif), sebagai anti virus, anti jamur, anti cacingan, menghambat aktivitas infeksi virus AIDS, sebagai anti flu, anti pilek dan hidung tersumbat (rhinitis).

Juga sebagai anti nyeri, anti infeksi saluran kemih, anti peradangan di rongga pelvis (panggul), sebagai pengobatan neuro imunune apendicitis, sebagai anti depresi, sebagai anti panik, anti rematik, anti osteoporosis, sebagai anti asma, anti bronkitis, anti bisa hewan seperti ular, kalajengking, laba-laba, kucing, anjing, kelinci, dan monyet. Dapat juga sebagai anti stroke, sebagai anti kejang, anti epilepsi, anti sakit maag, sebagai obat pencahar, untuk mempercepat proses pembekuan darah, sebagai suplemen tubuh, dan lain-lain.

 

Aman Sebagai Obat

Mengutip hasil penelitian Tissera et al yang dilakukan pada tahun 1996, dr. Hendrik M. Kes juga menyebutkan bahwa Habbatussauda tidak menimbulkan efek keracunan, efek samping yang serius bagi tubuh, atau bahkan kematian.

Juga dilaporkan tidak ditemukan adanya kejadian ketergantungan pemakaian zat/obat (adiksi), interaksi antar penggunaan obat (baik obat-obatan herbal maupun kimiawi sintetik/konvensional lainnya), timbulnya kelainan cacat bawaan (komplikasi teratogenik), dan timbulnya keganasan (komplikasi karsinogenik) pada tubuh.

Dosis Habbatussauda

Untuk memelihara kesehatan atau pengobatan penyakit ringan, dosis atau aturan minum Habbatussauda adalah 40-80 mg/kg berat badan per hari untuk sediaan bubuk atau 2-3 x ½-1 sendok teh setiap hari untuk sediaan cair (-+ 2,5 – 5 ml).

Untuk penyakit yang tergolong sedang diberikan dengan dosis 100 – 200 mg/kg berat badan atau 3-4 x ½ sampai 1 sendok teh per hari untuk sediaan cair. Sedang untuk penyakit berat dosisnya 200-300 mg/kg berat badan atau 4-5 x ½ sampai 1 sendok teh per hari untuk sediaan cair. Semua dosis tersebut bisa dibagi dalam 3-5 kali minum dalam sehari.

Kombinasi Habbatussauda dengan minyak zaitun dan madu akan makin efektif dalam mengobati penyakit, dengan dosis masing-masing 3 kali ½ sampai dengan 1 sendok teh.

Jahe Merah AMANAH

Rp.15.000

Komposisi: Jahe merah, mahkota dewa, gula aren, gula tebu, ginseng, secang, madu, habbatussauda, dan rempah-rempah lainnya.

Aturan Minum: Tuangkan 1 bungkus Jahe Merah ke dalam 1 cangkir, lalu campur dengan air panas secukupnya (+/- 150 cc)

Bermanfaat untuk mengatasi: Rematik, perut kembung, Nyeri persendian, pegal linu, sesak nafas, batuk berlendir, demam, sulit buang air besar, sering kesemutan, asam urat, kolesterol, darah tinggi, serta menambah stamina, gairah, membangkitkan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Isi: 12 Bungkus (Netto: 20 Grm/bungkus) — 1 paks
Diproduksi Oleh: U.D. CIPTA MANDIRI ABADI, Depok – Indonesia
DIN. KES. P. IRT. 812327601223

Berminat : hub. 085733498737

Komposisi ;

BIO ACTIVE ENZYME : Membersihkan kotoran hingga keserat kain.
ACTIVE COLOR CARE : Melindungi warna kain tidak cepat pudar.
ANTI REDEPOSISI : Mengikat kotoran yang sudah terlepas.
ANTI BAKTERI : Menjaga cucian tetap hygenis .
HYPOALLERGENIC : Tidak menyebabkan iritasi kulit.
LOW SUD : Rendah busa sehingga cukup 1 x kali bilas.
SOFTENER : Membuat pakaian tetap lembut.
BIO DEGREDABLE : Mudah diurai oleh tanah / ramah lingkungan .
CONCENTRATE : 90 % Concentrate.
NON FILLER :Tidak mengandung tepung pengisi / filler.
PEMAKAIAN : Cukup 1/4 dibanding detergent yang lain

Harga : 25000     berminat hub… Bu wiwin 031 71963766

Habbats Blackseed Honey adalah 100% murni Madu Arab-Mesir yang diambil dari lebah penghisap bunga habbatusauda (blackseed). Habbats Blackseed Honey suplemen kesehatan alami sangat baik untuk orang dewasa dan lansia. Rasanya yang enak, cocok digunakan untuk selai roti atau pengganti gula.

Madu mengandung beberapa senyawa gula seperti fruktosa dan glukosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalsium, kalium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3, sejumlah kecil tembaga, yodium, seng, dan senyawa antioksidan. sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

Read more about Habbats Blackseed Honey | Pusat Obat Herbal, dan Tanaman Obat Tradisional Berkualitas

harga Rp 55000